Strategi Pemerintah Simeulue dalam Penanganan Prevalensi Stunting pada Anak Balita

Authors

  • Miri Susanti Universitas Teuku Umar
  • Nellis Mardhiah Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.58835/jspi.v2i1.32

Keywords:

Stunting, Governance, Children Under Five, Strategy, Prevention

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in toddlers, the government continues to campaign about the dangers of stunting, and stunting in Simeulue district is the 2nd highest in Aceh, so it is very necessary to handle this case. Based on the Simeulue Regent's Regulation Number 13 of 2019 concerning Integrated Stunting Prevention and Handling in the Village, it is based on the election of Simeulue Regency as the national stunting locus set by the Central Ministry. The determination was ratified through the decision of the head of the Netional Development Planning Agency of the Republic of Indonesia number 42 of 2020. The cause of the high stunting rate in Simeulue is the lack of nutrition in children under five, which stems form the lack of funds and posyandu facilities such as measuring instruments and weighing equi [ment (dacing) which are not fully available at every posyandu.  The purpose of this study is to describe the Government's strategy in overcoming the prevalence of stunting in children under five in Simeulue Regency and how the government’s efforts in builing cooperation with the perties hendling stunting prevention in children under vive in Simeulue Regency. Using qualitative methods and data obtained from interviews with Mr. Andre as the head of the social welfare sub-sector and then analyzed. The results of the research, the government carried out eight stunting convergence actions and each action has its own implementation instrument and givernment also involves stakeholders to reach out

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryastami, N. K., & Tarigan, I. (2017). Kajian kebijakan dan penanggulangan masalah gizi stunting di Indonesia. Buletin

Apri Sulistianingsih, D. A. M. Y. (2016). Kurangnya Asupan Makan Sebagai Penyebab Kejadian Balita Pendek (Stunting). Jurnal Dunia Kesehatan, 5(1), 71–75. https://www.neliti.com/publications/77123/kurangnya-asupan-makan-sebagai-penyebab-kejadian-balita-pendek-stunting#cite

Broom, & Center, (1985). Effective Public Relations. 25 May 2010, 205. https://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_situasi

Dinkes, (2020), Perencanaan dan Penurunan Stunting Terintegrasi Kabupaten Simeulue. Cetakan ke 47: Rencana Aksi Daerah.

Fitri, L. (2018). Hubungan Bblr Dan Asi Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Jurnal Endurance, 3(1), 131. https://doi.org/10.22216/jen.v3i1.1767

Gabbett, T., Jenkins, D., & Abernethy, B. (2010). Physical collisions and injury during professional rugby league skills training. Journal of Science and Medicine in Sport, 13 (6), 578-583. doi: 10.1016/j.jsams.2010.03.007

Hamalding, H., Said, I., & Nurmiati, S. (2020). Analisis Determinan Kejadian Stunting Di Desa Taraweang Kecamatan Labkkang Kabupaten Pangkep. Jurnal Dunia Gizi, 3(1), 09-14. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5q=stunting+adalah+kondisi+gagal+tumbuh+pada+tubuh

Hindratni, F., Sartika, Y., & Sari, S. I. P. (2021). Modul Kebidanan Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting. http://repository.pkr.ac.id/2359/

https://aceh.tribunnews.com/2019/11.12.simeulue-urutan-12-stunting-di-aceh-bupati-erli-hasyim-minta-laporan-upaya-penurunan-dari-dinkes

Intan Kusumawardhani, I. K., I Made Alit Gunawan, I., & Irianton Aritonang, I. A. (2017). ASI eksklusif, panjang badan lahir, berat badan lahir rendah sebagai faktor risiko terjadinya stunting pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Lendah II Kulon Progo (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta). http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/239/

Ivan, Lanin, (2006). Sistem Manajemen Basis Data. Oktober 2020. https://id.m.wikipedia.org

Java, W., & Tenggara, E. N. (2014). Faktor Risiko Stunting Pada Anak Usia 0—23 Bulan Di Provinsi Bali, Jawa Barat, Dan Nusa Tenggara Timur. Jurnal Gizi Dan Pangan, 9(2), 125–132. https://doi.org/10.25182/jgp.2014.9.2.%p

Ketut Aryastami, N., & Tarigan, I. (2017). Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia Policy Analysis on Stunting Prevention in Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 233–240.

Maywita, E. (2018). Faktor Risiko Penyebab Terjadinya Stunting Pada Balita Umur 12-59 Bulan Di Kelurahan Kampung Baru Kec. Lubuk Begalung Tahun 2015. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 3(1), 56. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v3i1.24

Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A. K., & Najah, Z. L. (2018). Faktor Penyebab Anak Stunting Usia 25-60 Bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5(3), 268–278. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i3.art.p268-278

Moleong, Lexi J. (1998), Metode Penelitian Kualitatif. Cetakan Kesembilan. Bandung: PT. remaja Rosda Karya.

Nawawi, H. (2006). Evaluasi dan manajemen Kinerja di Lingkungan Perusahaan dan Industri. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Ngaisah, S. (2018). Pendampingan analisis situasi daerah tinggi stunting 1. 2(1), 71–76.

Picauly, I., & Toy, S. M. (2013). Analisis Determinan Dan Pengaruh Stunting Terhadap Prestasi Belajar Anak Sekolah Di Kupang Dan Sumba Timur, Ntt. Jurnal Gizi Dan Pangan, 8(1), 55. https://doi.org/10.25182/jgp.2013.8.1.55-62

Priyono, P. (2020). Strategi Percepatan Penurunan Stunting Perdesaan (Studi Kasus Pendampingan Aksi Cegah Stunting di Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang). Jurnal Good Governance, 16(2), 149–174. https://doi.org/10.32834/gg.v16i2.198

Peraturan Bupati Nomor 13 tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi di Desa dan Surat Keputusan Bupati Nomor 050/492/2020 mengenai Penetapan Desa Lokasi Fokus Intervensi Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Simeulue.

Permanasari, Y., Permana, M., Pambudi, J., Rosha, B. C., Susilawati, M. D., Rahajeng, E., Triwinarto, A., & Prasodjo, R. S. (2020). Tantangan Implementasi Konvergensi pada Program Pencegahan Stunting di Kabupaten Prioritas. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 30(4), 315–328. https://doi.org/10.22435/mpk.v30i4.3586

Pembinaan Kader Pembangunan Manusia. https://aksi.bangda.komendagri.go.id

Pengukuran dan Publikasi Stunting. https://aksi.bangda.komendagri.go.id/v2/in/main_detail/223/1457

Pembinaan Kader Pembangunan Manusia. https://aksi.bangda.komendagri.go.id/v2/in/main/data_detail/233/1455

Rencana. https://id.m.wikipedia.org

Rembuk Stunting. Kementrian Dalam Negeri. https://aksi.bangda.komendagri.go.id/v2/in/main/data_detail/223/1453#:~:texs=Rembuk%20Stunting%20Mrupakan%20Suatu%20Langka%20Lembaga%20non%20%2Dpemerintah%20dan%20Masyarakat

Rudmini, F. (2020). Strategi Dinas Kesehatan dalam Penanggulangan Prevalensi Stunting pada Anak Balita Di Kabupaten Simeulue (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry). https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/15868/

Rustiyani, L., & Susilo, R. (2020). Analisis Faktor Yang Menyebabkan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kemangkon. Human Care Journal, 5(4), 1025-1033. https://ojs.fdk.ac.id/index.php/humancare/article/view/837

Serambinews.com, Aceh Peringkat Tiga Stunting, diakses tanggal 03 Agustus 2020, pukul: 20:15, melalui https://aceh.tribunnews.com/2019/03/04/aceh-peringkat-tiga-Stunting

Sumardilah, D. S., & Rahmadi, A. (2019). Risiko stunting anak baduta (7-24 bulan). Jurnal Kesehatan, 10(1), 93-104.http://www.ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/1245

Simeulue, D. I. K. (2021). Strategi Dinas Kesehatan dalam Penanggulangan Prevalensi Stunting Pada Anak Balita Di Kabupaten Simeulue. (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry). https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/15868/

Saputri, R. A., & Tumangger, J. (2019). Hulu-Hilir Penanggulangan Stunting Di Indonesia. Journal of Political Issues, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.33019/jpi.v1i1.2

Sujai, M. (2020). Peranan Kebijakan Fiskal dalam Meningkatkan Program Pengurangan Stunting Di Indonesia: Studi Kasus Kota Balikpapan. Journal of Humanity and Social Justice, 2(2), 99–112.

Suryana, S., Roudza, R., & Alfridsyah, A. (2018). Konsumsi pangan dan skor pola pangan harapan (PPH) dengan prevalensi stunting di Provinsi Aceh (Data Susenas dan PSG tahun 2016). AcTion: Aceh Nutrition Journal, 3(2), 149. https://doi.org/10.30867/action.v3i2.116

Widjayatri, R. D., Fitriani, Y., & Tristyanto, B. (2020). Sosialisasi Pengaruh Stunting Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 16-27. https://murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum/article/view/11

Widanti, Y. A. (2017). Prevalensi, Faktor Risiko, dan Dampak Stunting pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 1(1), 23–28.

Yadika, A. D. N., Berawi, K. N., & Nasution, S. H. (2019). Pengaruh Stunting terhadap Perkembangan Kognitif dan Prestasi Belajar. Jurnal Majority, 8(2), 273–282. http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/2483

Downloads

Published

2022-03-30