Budaya Maritim dalam Cerpen Kutukan Keturunan Bajak Laut Karya Bagus Sulistio Sebagai Materi Pengenalan Budaya BIPA
DOI:
https://doi.org/10.58835/ijtte.v2i1.68Keywords:
Teaching BIPA, Short Story, Teaching Material, Cultural Elements, MaritimeAbstract
This study aims to explain and describe the cultural elements contained in an Indonesian short story entitled Kutukan Keturunan Bajak Laut by Bagus Sulistio as Indonesian language teaching material for Foreign Speakers (BIPA) level C1 and C2. The subject of this research is a short story entitle Kutukan Keturunan Bajak Laut by Bagus Sulistio. This study uses a qualitative descriptive approach to systematically describe phenomena, namely cultural elements as BIPA teaching materials. Data collection techniques used reading-note techniques, literature study, and data cards. This research shows that the short story Kutukan Keturunan Bajak Laut by Bagus Sulistio contains cultural elements in the form of language, knowledge system, livelihood system, religious system and art. Elements of culture can be used as teaching materials or as an introduction to culture, especially maritime culture as a support for the language skills of BIPA teachers.
References
Chaer, Abdul (2014). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Djiwandono, P.I. (2015). Meneliti itu Tidak Sulit: Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan Bahasa. Yogyakarta: Deepublish Publisher.
Herdiawati, N., & Isnaniah, S. (2020). UNSUR BUDAYA DALAM KUMPULAN CERPEN MARTABAT KEMATIAN KARYA MUNA MASYARI SEBAGAI MATERI AJAR BIPA. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 117-135.
Ruskhan, A. G. (2007, November). Pemanfaatan Keberagaman Budaya Indonesia Dalam Pengajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA). In Makalah yang disajikan dalam Seminar Pengajaran Bahasa Indonesia Pertemuan Asosiasi Jepang-Indonesia di Nanzan Gakuen Training Center, Nagoya, Jepang (pp. 10-11).
Koentjaraningrat. 1985. “Pengantar Ilmu Antropologi”. Jakarta: Aksara Baru.
Arwansyah, Y. B., Suwandi, S., & Widodo, S. T. (2017, June). Revitalisasi peran budaya lokal dalam materi pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA). In Proceedings Education And Language International Conference (Vol. 1, No. 1).
Lidong, Z., Mulyati, Y., & Idris, N. S. (2019). KAJIAN BANDINGAN IDIOM BAHASA INDONESIA DAN IDIOM BAHASA MANDARIN YANG BERBASIS NAMA SHIO. In Seminar Internasional Riksa Bahasa.
Tomlinson, B. 2014. Developing Materials For Language Teaching. London: Bloomsbury Academic.
Miles. Huberman. 2014. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.
Prasetya, M. N. (2018). Membangun Kembali Budaya Maritim Indonesia: Melalui Romantisme Negara (Pemerintah) dan Civil Society. Jurnal PIR: Power in International Relations, 1(2), 176-187.
Asnan, G. (2018, December). Lanskap Budaya Maritim Sumatera. Makalah: Seminar Nasional Universitas Negeri Medan.
MASMADIA, A. S. (2018). Makna perhiasan emas bagi kalangan wanita Madura di Kota Surabaya (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Hidayat, M. (2021). Peran Cheng Ho dalam pelayaran Cina ke nusantara tahun 1405-1433 (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
FAJARINI, S. D., & DHANURSETO, D. (2019). PENERAPAN BUDAYA PAMALI DAN ADAT ISTIADAT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT KAMPUNG ADAT KUTA KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 6(2), 23-29.
Furqon, A. M. (2006). Gerak Air di Laut. Jurnal Oseana, 31(4).
Savitri, Yulia., & Semai, Yudi. (2020). Perahu Bidar dan Tradisi Masyarakat di Sepanjang Sungai Musi. Mongabay.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Fatma Anggita Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










