Pengembangan Kawasan Minapolitan Sebagai Alternatif Ekowisata untuk Meningkatkan Perekonomian Desa Lango Kecamatan Pante Ceureumen

Authors

  • Taufiq Taufiq Universitas Teuku Umar
  • Nana Ariska Universitas Teuku Umar
  • Amarullah Amarullah Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.58835/nawadeepa.v4i2.469

Keywords:

Minapolitan, Community empowerment, Environmental sustainability, Economic development

Abstract

Lango Village, located in Pante Ceureumen Subdistrict, West Aceh Regency, possesses significant natural resource potential, yet its utilization remains suboptimal. To enhance economic productivity and environmental sustainability, the minapolitan concept is implemented—an integrated system of agriculture and aquaculture that utilizes organic waste as fertilizer and recirculated water as a habitat for fish cultivation. This study aims to develop a minapolitan area through a participatory approach and community empowerment. The research methodology comprises several stages: initial data collection, feasibility study, design, community training, implementation, and evaluation. The development plan includes infrastructure construction, technical training, marketing strategies, and continuous monitoring and evaluation. Potential risks such as community resistance, infrastructure damage, weather dependence, and limited capital are addressed through mitigation strategies involving socialization, maintenance planning, climate adaptation, and funding resource identification. The results indicate that the local community has improved income levels, optimized the use of local resources, and established a sustainable economic system in Lango Village. The successful implementation of the minapolitan model positions Lango Village as a potential benchmark for efficient and sustainable resource management in surrounding regions.

References

Adhihapsari, W., Semedi, B., Mahmudi, M. 2014. Perencanaan Pengembangan Wilayah Kawasan Minapolitan Budidaya di Gandusari Kabupaten Blitar. Jurnal Teknik Pomits. 3(2): 2337-3520.

Aswanah, Y.K., Efani, A., Tjahjono, A. 2013. Evaluasi Terhadap Implementasi Program Pengembangan Kawasan Minapolitan Perikanan Tangkap di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Jurnal ECSOFiM. 1(1): 97-108.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat (BPS). 2023. Statistik Produktivitas dan Pendapatan Masyarakat Desa Lango. Badan Pusat Statistik. Meulaboh.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat (BPS). 2021. Katalog Kecamatan Pante Ceureumen Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat. Meulaboh. Pp. 1-110.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah dan Bappeda Provinsi Jawa Tengah (BPS). 2013. Jawa Tengah dalam Angka 2013. Semarang.

Bennett, E.M., Peterson, G.D., Gordon, L.J. 2009. Understanding Relationships among Multiple Ecosystem Services. Ecology Letters. 12(12): 1394-1404.

Crawford P, Bryce P. 2003. Project Monitoring and Evaluation: A Method for Enhancing the Efficiency and Effectiveness of Aid Project Implementation. International Journal of Project Management. 21 (5): 363-373.

Damayanti, E., Soeaidy, M.S., Ribawanto, H. 2014. Strategi Capacity Building Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Potensi Kampoeng Ekowisata Berbasis Masyarakat Lokal (Studi di Kampoeng Ekowisata, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik (JAP). 2(3): 464–470.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wajo. (2023). Sentra Pengembangan Kawasan Minapolitan di Kabupaten Wajo. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 15(2): 123-134.

Dewi, L., Asparini. P.S. 2018. Analisis Kawasan Minapolitan Sebagai Destinasi Wisata. Proceeding National Conference of Creative Industry: Sustainable Tourism Industry for Economic Development. pp. 5–6.

Fauziyah AJ, Wijayanti WP, Rachmawati TA. 2024. Tingkat Keberlanjutan Kawasan Minapolitan Perikanan Tangkap di Pesisir Kabupaten Lamongan. Planning for Urban Region and Environment. 13(4): 54-62.

Food and Agriculture Organition (FAO). 2012. Smallholders and Sustainable Agriculture. Rome: Food and Agriculture Organization.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. 2020. Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Trenggalek Tahun 2024. Jawa Timur

Kurniawan, F., Setyawan, A.D. 2017. Penerapan Konsep Pertanian Berkelanjutan untuk Menanggulangi Degradasi Lahan. Jurnal Tanah dan Lingkungan. 19(2): 68-75.

Musiyam, H.K.A.L. 2011. Model Pengembangan Kawasan Minapolitan sebagai Upaya dalam Penetapan Kabupaten Pacitan sebagai Kabupaten Minapolitan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Muslim, K., Suhartini., Dwi, A.M.P. 2024. Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Ikan Nila Melalui Pendekatan Ekonomi Lokal Guna Mendukung Program Kukar Idaman (Inovatif, Berdaya Saing, dan Mandiri) di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Dwija Kusuma. 12 (2): 112-118.

Mustamin., Nur, M.A. 2023. Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Sinjai Melalui Pengembangan Ekowisata Pulau Larea Rea (Edukasi Ecoprinting, Outbound Education, dan Digital Marketing). Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat. 3 (2): 113-123. DOI: https://doi.org/10.54065/ipmas.3.2.2023.296.

Nelson, D.R., Adger, W.N., Brown, K. 2007. Adaptation to Environmental Change: Contributions of a Resilience Framework. Annual Review of Environment and Resources. 32: 395-419.

Patiung, M., Wisnujati, N.S., Rahayu, S.M.J.H., Wanto, H.S., Ernawati. 2020. Pengembangan Kawasan Agropolitan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis. 20 (1): 86-101. DOI: http://dx.doi.org/10.30742/jisa2012020977.

Pellini, A., Amugsi, M. 2012. Rural Livelihoods and Social Change in Sub-Saharan Africa: Implications for Development Projects. International Journal of Rural Development. 45(3): 50-64.

Pretty, J.N. 1995. Participatory Learning for Sustainable Agriculture. World Development. 23 (8): 1247-1263.

Ranchhod, S., Bansal, S. 2016. Impact of Participatory Approach on Rural Development: Evidence from India. Journal of Rural Studies. 44: 15-23.

Septianda, M.F. 2024. Strategi Pengelolaan Sumber Daya Alam Sebagai Pondasi Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Archipelago. 03 (1): 17-27.

Sitorus, S.H., Fatkhullah, M., Julastri, R. 2022. Pemberdayaan Masyarakat Nelayan; Peran dan Kontribusi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Rokan Hilir. Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat. 7(1): 1-19.

Sundari, T., Hermanto, D. 2018. Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan dalam Sistem Pertanian Terpadu. Jurnal Agribisnis dan Teknologi. 12(2): 97-106.

Sutrisno, A., Prasetyo, L. 2022. Analisis Perkembangan Kawasan Minapolitan dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir. Jurnal Ekonomi Masyarakat. 15 (1): 45-58.

Widiyarti, D., Sunaryanto, H., Widiono, S. 2021. Minapolitan Sentra Unggulan Bumdes (Pengelolaan Ikan Nila Kering). Prosiding Seminar Nasional UNIMUS. 4 (1): 2441-2450.

Woolcock, M., Narayan, D. 2000. Social Capital: Implications for Development Theory, Research, and Policy. The World Bank Research Observer. 15 (2): 225-249.

Yunus, M., Hidayat, T. 2019. Pengaruh Sistem Pertanian Terpadu terhadap Peningkatan Produktivitas di Desa Margomulyo. Jurnal Agribisnis Terpadu. 10 (1): 22-30.

Yunus, M., Salim, A. 2019. Strategi Pengelolaan Kawasan Minapolitan yang Berkelanjutan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. 14 (2): 105-118.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles