Meningkatkan Etika Komunikasi Generasi Z dalam Berkomunikasi melalui WhatsApp

Authors

  • Mukhlish Muhammad Maududi Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA
  • Said Romadlan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
  • Nurlina Rahman Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA

DOI:

https://doi.org/10.58835/nawadeepa.v2i4.262

Keywords:

Social media, Communication ethics, Electronic Information and Transaction Law, Teens, Training

Abstract

The purpose of this community service program is to improve teenagers' understanding of ethics in communicating through WhatsApp. The implementation method of this program includes three main stages, namely lectures, discussions, questions and answers, and practice. Through lectures, participants were given a strong understanding of the importance of ethics in communicating online and knowledge of the Electronic Information and Transaction Law relating to communication ethics. Discussion and Q&A sessions allowed participants to share their experiences and views, so that they could learn from each other. Hands-on practice allowed participants to implement their knowledge in real situations, so they could develop better communication skills. This program only involved 19 teenagers. Therefore, it is necessary to conduct follow-up activities involving more participants from various backgrounds to generalize the results of this activity. This program has significant practical implications, which can help create a more civilized online environment and avoid negative behaviors such as insinuating and blaspheming fellow social media users as well as increasing public awareness about the importance of ethics in communicating through social media.

References

Abid, S. (2019). Kesantunan Berbahasa Mahasiswa terhadap Dosen di Media Sosial WhatsApp. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa (Semiba) 2019, 230–244. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/semiba

Arung Triantoro, D. (2019). Konflik Sosial dalam Komunitas Virtual di Kalangan Remaja. Jurnal Komunikasi, 13(2), 135–150. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol13.iss2.art2

Chairunnisa, C., Hasanah, N., Masyhuri, A. A., Febriansyah, D., & Sunarsi, D. (2022). Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar serta Etika Menghubungi Dosen melalui Aplikasi WhatsApp. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(1), 40–44. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i1.382

Fauziyyah, N. (2019). Etika Komunikasi Peserta Didik Digital Natives Melalui Media Komunikasi Online (Whatsapp) Kepada Pendidik: Pekspektif Dosen. Jurnal Pedagogik, 06(02), 437–474. https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/pedagogik

Hidayat, V., & Mahendra, A. I. (2022). Efektivitas Penggunaan Grup Chat Whatsapp dalam Penyampaian Komunikasi Organisasi. JOMIK: Jurnal Online Mahasiswa Ilmu Komunikasi, 02(01), 50–53.

Husna, L. L., & Arief, E. (2020). Strategi Kesantunan Bertutur Mahasiswa Kepada Dosen Melalui Komunikasi WhatsApp. Pendidikan Bahasa Indonesia, 9(4), 13. https://doi.org/10.24036/110722-019883

Ifansyah, N., & Aini, R. Q. (2017). Realisasi Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Melalui Bentuk Honorifik Bahasa Samawa. Prosiding Conference on Language and …, 302–307. https://semnas.untidar.ac.id/wp-content/uploads/2018/02/page-302-307-ifansyah.pdf

Nur, I., & Muttaqin, M. N. (2020). Bermedia Sosial dalam Perspektif Maqashid Syari’ah (Membangun Komunikasi di Media Sosial Berdasarkan Etika). Palita: Journal of Social Religion Research, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.24256/pal.v5i1.1090

Palupi, M. T. (2019). Kesalahan Bahasa Percakapan Mahasiswa Dengan Dosen Di Dalam Media Komunikasi Whatsapp. Prosiding Seminar Nasional PBSI UPY 2019, 43–48.

Purba, A. M. (2021). Whatsapp Grup sebagai Media Komunikasi Kuliah On Line dengan e-Learning di Masa Pandemi Covid19. Jurnal Somasi: Sosial Humaniora Komunikasi, 2(2), 1–14. https://jurnal.ceredindonesia.or.id/index.php/somasi/article/view/520

Putri, A. R., Budiani, H., Khadijah, L., & Aeni, A. N. (2022). Penyuluhan Pentingnya Etika Bermedia Sosial Bagi Seorang Muslim Guna Mencegah Penyalahgunaan Dalam Bermedia Sosial. Literasi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 86–92.

Rahmi, R., & Tadjuddin, S. (2017). Strategi Kesantunan Positif Dalam Tindak Tutur Pada Novel Bidadari-Bidadari Surga Karya Tere Liye. BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 16(2), 56–77. https://doi.org/10.21009/bahtera.162.05

Safriando, Syahriandi, & Radhiah. (2020). Ketidaktepatan Fungsiolek oleh Mahasiswa terhadap Dosen melalui Aplikasi Pesan Instan WhatsApp. Jurnal Membaca, 5(April), 63–70.

Suherman, M. M. (2019). Penerapan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Peer Group Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa. Quanta, 3(2), 44–50. https://doi.org/10.22460/q.v2i1p21-30.642

Sujiono. (2020). Pergeseran Budaya Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Terhadap Dosen Melalui Media Sosial Whatsapp. MAHA WIDYA BHUWANA, 3(2), 139–146.

Sumartono, & Astuti, H. (2020). Etika Komunikasi WhatsApp Dan Jarak Sosial Pada Generasi Milenial. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 17(1), 12–20.

Surani, D., Imelda, Y., & Saputra, D. A. (2021). Penyuluhan dan sosialisasi bijak dalam menggunakan media sosial. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) – Aphelion, 2(1), 54–59.

Zis, S. F., Effendi, N., & Roem, E. R. (2021). Perubahan Perilaku Komunikasi Generasi Milenial dan Generasi Z di Era Digital. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 69–87. https://doi.org/10.22219/satwika.v5i1.15550

Downloads

Published

2023-12-31

Issue

Section

Articles